Tampilkan postingan dengan label B. Indonesia. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label B. Indonesia. Tampilkan semua postingan

5/01/2013

Membuat Surat untuk Teman


Hal-hal yang perlu diperhatian dalam menulis surat adalah sebagai berikut.
1.     Menuliskan nama kota tempat kamu tinggal beserta tanggal, bulan, dan tahun pengiriman.
2.     Menulis nama si penerima surat.
3.     Menuliskan salam pembukaan. Seperti, Assalamualaikum dan untuk sahabatku….
4.     Menuliskan salam penutup.
Contoh:
Sekian dulu… atau dari temanmu….

4/30/2013

Imbuhan


1.      Imbuhan pe-an
Imbuhan pe-an merupakan gabungan antara awalan pe- dan akhiran -an. Berikut ini dijelaskan arti imbuhan pe-an.
1.     Mempunyai arti menyatakan tempat
Contoh:
Pemandian banyak dijumpai dipegunungan.
2.     Mempunyai arti menyatakan yang menyebabkan
Contoh:
Hari Minggu diadakan pembetulan jalan.
3.     Mempunyai arti menyatakan yang di…
Contoh:
Di dalam surat kabar terdapat beberapa pengumuman.
4.     Mempunyai arti menyatakan peristiwa
Contoh:
Jangan melakukan penganiayaan kepada temanmu.
2.     Imbuhan ke-an
Imbuhan ke-an mempunyai arti yang berbeda-beda, yaitu sebagai berikut
1.     Mempunyai arti menyatakan tempat.
Contoh:
Pameran pertanian dilaksanakan di kecamatan.
2.     Mempunyai arti menyatakan kumpulan.
Contoh:
Indonesia termasuk Negara kepulauan.
3.     Mempunyai arti menyatakan hal.
Contoh:
Kemiskinan dan kebodohan adalah dua hal yang harus di berantas.
4.     Mempunyai arti menyatakan sifat.
Contoh:
Pak Guru mengajarkan kejujuran kepada kami.
5.     Mempunyai arti menyatakan hasil.
Contoh:
Kita harus selalu menjaga kebersihan.
6.     Mempunyai arti menyatakanmenderita
Contoh:
Orang itu kelihatan kepanasan.

4/29/2013

Melaporkan Hasil Pengamatan


Pengamatan ialah kegiatan memperhatikan dan mencatat hal-hal penting atau menarik yang terdapat pada benda-benda disekitar kita. Misalnya, mengamati tumbuhan, binatang, lingkungan sekitar rumah, dan lingkungan sekitar sekolah.
Pengamatan disebut juga penelitian. Sering kali kamu harus menyusun laporan dalam bentuk tulisan. Laporan itu harus disusun secara formal (resmi). Dalam menyusun laporan ada beberapa hal yang perlu diperhatikan, yaitu sebagai berikut.
1.     Laporan harus jelas dan tepat
Jangan menggunakan pendapat pribadi, tetapi harus berdasarkan kenyataan yang ada.
2.     Cantumkan keterangan-keterangan penting. Seperti tanggal, waktu, tempat dilaksanakannya pengamatan, tujuan, cara, nama, pengamatan, dab hasil pengamatan.
Setelah melakukan pengamatan dan mencatat hal-hal penting, kita harus menyusun laporan tertulis.

4/28/2013

Kalimat Tanya


Kalimat tanya adalah kalimat yang isinya menanyakan sesuatu. Ciri-ciri kalimat tanya adalah sebagai berikut.
1.     Intonasi terakhir bernada baik
2.     Diakhiri dengan tanda Tanya (?)
3.     Berisi pertanyaan
4.     Dapat menggunakan partikel –kah
5.     Dapat menggunakan kata tanya seperti: apa, siapa, bagaimana, dari, kapan, dan mengapa.
Contoh:
Ayah sudah pulang. (kalimat berita)
Ayah sudah pulang? (kalimat tanya)
Apakah Ayah sudah pulang? (kalimat tanya)
Dalam kalimat tanya kita jumpai kata tanya. Kata tanya berfungsi untuk menanyakan sesuatu. Kata tanya dapat berupa apa, mengapa, berapa, siapa, apabila, mana, bagaimana,bilamana, dan dimana.
1.     Kata tanya apa, dipakai untuk menanyakan barang atau benda.
Contoh:
Apa yang kamu makan tadi?
Apa yang kamu sembunyikan itu?
2.     Kata tanya siapa, dipakai untuk menanyakan orang.
Contoh:
Siapa tamu tadi?
Rumah siapa yang kamu cari?
3.     Kata tanya mana,  dipakai untuk menanyakan pilihan.
Contoh:
Baju mana yang akan kamu pakai?
Buah mana yang kamu sukai?
4.     Kata tanya kapan, dipakai untuk menanyakan waktu.
Contoh:
Kapan kamu akan pulang ke desa?
Kapan paman akan kembali dari Jambi?
5.     Kata tanya dimana, dipakai untuk menanyakan tempat.
Contoh:
Dimana kau simpan sepatu ayah?
Dimana letak took Pak Hasan?
6.     Kata tanya mengapa, dipakai untuk menanyakan sebab.
Contoh:
Mengapa kamu bersedih?
Mengapa Mira tidak masuk sekolah?
7.     Kata tanya bagaimana, dipakai untuk menanyakan keadaan.
Contoh:
Bagaimana kesehatan nenekmu sekarang?
Bagaimana keadaan lingkungan rumahmu?

4/27/2013

Awalan

1.     Awalan ber-
Awalan ber- mempunyai arti yang berbeda-beda
a.     Mempunyai arti memakai
Contoh:
Hari Senin kami berpakaian rapi.
b.     Mempunyai arti memiliki
Contoh:
Binatang itu berekor panjang.
c.      Mempunyai arti menjadi
Contoh:
Bersatu kita teguh, bercerai kita runtuh.
d.     Mempunyai arti mengendarai
Contoh:
Setiap hari Pak Guru bersepeda ke sekolah.
e.      Mempunyai arti menganggap
Contoh:
Bergurau itu perlu agas selalu awet muda.
f.       Mempunyai arti mengerjakan
Contoh:
Pekerjaan Pak Narno bertani.
g.     Mempunyai arti menghasilkan
Contoh:
Ayam itu mulai bertelur.
h.     Mempunyai arti menyatakan kumpulan
Contoh:
Mereka berdua terlihat akrab.
i.       Mempunyai arti saling
Contoh:
Kakak berdebat dengan temannya.
2.     Awalan me-
Awalan me- mempunyai arti yang berbeda-beda, seperti berikut ini
a.     Menyatakan menjadi
Contoh:
Padi di sawah mulai menguning.
b.     Menyatakan mengisap
Contoh:
Dilarang merokok disini!
c.      Menyatakan memberi
Contoh:
Kak Amran sedang mengecat rumah.
d.     Menyatakan membuat
Contoh:
Kami melukis pemandangan alam.
e.      Menyatakan menuju ke…
Contoh:
Bus itu menepi ke pinggir jalan.
3.     Awalan pe-
Awalan pe- berfungsi untu membentuk kata benda
Contoh:
Amir gemar lari pagi (kata kerja)
Cita-citanya menjadi pelari (kata benda, yaitu orang yang berprofesi sebagai atlet lari)
Awalan pe- mempunyai arti yang berbeda-beda, diantaranya adalah sebagai berikut
a.     Mempunyai arti menyatakan kebiasaan
Contoh:
Anak itu pemarah.
b.     Mempunyai arti menyatakan penyebab
Contoh:
Kekurangan vitamin A menyebabkan penyakit mata.
c.      Mempunyai arti menyatakan pembuat
Contoh:
Pengarang itu meraih penghargaan.
d.     Mempunyai arti menyatakan yang bersifat
Contoh:
Adikku sangat penakut.
e.      Mempunyai arti menyatakan yang di…
Contoh:
Pesuruh sedang menyapu lantai.
f.       Mempunyai arti menyatakan yang me…
Contoh:
Hewan itu pemakan rumput.
g.     Mempunyai arti menyatakan alat untuk…
Contoh:
Raihan membeli penghapus dan penggaris.

4/26/2013

Kata Keterangan



Kata keterangan ada bermacam-macam jenis. Diantaranya adalah sebagai berikut.kata
1.     Kata keterangan waktu
Kata keterangan ini menyatakan waktu dan biasanya merupakan jawaban atas pertanyaan: berapa lama, pabila dan bilamana.
Contoh:
Berapa lama paman tinggal di Bali?
Paman tinggal di Bali satu bulan lamanya.
2.     Keterangan tempat
Keterangan tempat biasanya merupakan jawaban atas pertanyaan: dimana, dari mana, dan kemana.
Contoh:
Dimana kamu tinggal?
Saya tinggal di Bandung.
3.     Keterangan alat
Keterangan alat biasanya merupakan jawaban atas pertanyaan: dengan apa.
Contoh:
Dengan apa Mira mengupas mangga?
Mira mengupas mangga dengan pisau.

4/25/2013

Kamus


Kamus adalah buku yang berisi keterangan tentang arti kata-kata dan ungkapan. Keterangan itu disusun menurut abjad.
1.     Menyusun kamus
Tulisan yang dimuat dalam kamus biasanya  disusun menurut abjad. Setiap judul dimulai dengan huruf A. misalnya tukisan yang berjudul Absen, Abdi, Air, dan seterusnya digabung dalam satu jilid. Dengan cara begitu pembaca mudah mencari keterangan yang diperlukan.
2.     Menyiapkan kamus
Kamus tidak mungkin disusun oleh satu orang. Tetapi, kamus dikerjakan oleh sekelompok orang yang ahli, seperti ilmuwan dari berbagai ilmu pengetahuan. Untuk menyusun kamus, para ahli memerlukan waktu yang cukup lama. Biaya yang harus dikeluarkan juga  tidak sedikit.
3.     Menggunakan kamus
Kamus digunakan untuk mendapat keterangan tentang ahli kata-kata atau ungkapan.
Contoh isi kamus:
Aba-aba: kata perintah dalam baris-berbaris
Abad: masa seratus tahun
Abadi: kekal, tidak berkesudahan
Abang: kakak laki-laki
Abdi: hamba, orang bawahan
Bab: bagian isi buku
Babinsa: biantara Pembina desa
Badak: binatang menyusui yang berkulit tebal dan bercula
Badik: pisau belati bermata satu

4/24/2013

Mendeklamasikan Puisi



Mendeklamasikan puisi berarti membacakan puisi disetai gerak dan mimic yang baik dimuka umum.
Waktu kita membaca puisi, kita harus dapat menghayati puisi itu. Maksudnya, apabila puisi itu berisi kesedihan, kita juga harus merasakan kesedihan, kita juga harus merasakan kesedihan. Begitupun sebaliknya.